Jumat, 14 November 2014

MEMBANGUN KARAKTER MAHASISWA TEKNIK ELEKTROMEDIK POLTEKKES KEMENKES JAKARTA 2

KATA PENGANTAR

Segala puja dan puji syukur senantiasa kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya sehingga dalam penulisan karya tulis ini saya tidak mengalami kendala yang berarti hingga terselesaikannya karya tulis yang kami beri judul “Membangun Karakter Mahasiswa Teknik Elektromedik”.

Pada kesempatan ini, dalam penulisan karya ilmiah ini kami mendapatkan banyak bantuan dari berbagai pihak, oleh karenanya dari hati yang terdalam kami juga ingin mengungkapkan rasa terima kasih saya kepada :

Kedua orangtua kami yang selalu memberikan dukungan kepada kami baik itu berupa dukungan moril maupun dukungan materil.

Bapak Tri Arwan Samsu Hadi, S.Sos, MBA selaku Dosen Mata Kuliah Character Building Yang telah memberikan bimbingan, arahan dan masukan dalam pembuatan karya tulis ini.

Teman-teman seperjuangan yang juga selalu memberikan motivasi baik berupa sharing pendapat, motivasi dan hal-hal lainnya dalam rangka pembuatan karya tulis ini.

Kami sangat menyadari tidak ada manusia yang sempurna begitu juga dalam penulisan karya tulis tulis ini, apabila nantinya terdapat kekurangan, kesalahan dalam karya tulis tulis ini, kami selaku penulis sangat berharap kepada seluruh pihak agar dapat memberikan kritik dan juga saran seperlunya.

Akhir kata, semoga karya tulis  ini dapat memberikan manfaat dan bahan pembelajaran kepada kita semua.




Jakarta, Nopember 2014



Penulis





MEMBANGUN KARAKTER MAHASISWA TEKNIK ELEKTROMEDIK
Oleh :
Dimas Prihandoko (P2.31.38.012.060)
Imam Mukhlas (P2.31.38.012.072)


Membangun karakter atau Character buildingterdiri dari 2 suku kata yaitu membangun (to build) dan karakter (character) artinya membangun yang mempunyai sifat memperbaiki, membina, mendirikan. Sedangkan karakter adalah tabiat, watak, aklak atau budi pekerti yang membedakan seserang dari yang lain.

Pendidikan Teknik Elektromedik adalah program pendidikan satu-satunya yang mempunyai unggulan mendidik mahasiswanya mengenai tenik peralatan kedokteran yang berisikan materi-materi teknik peralatan surgery, life support, diagnose, radiologi, laboratorium, terapi, kalibrasi yang mendapat  dukungan dari seluruh pihak yang menggunakan jasa lulusan teknik elektromedik, serta kurikulum yang disusun sesuai dengan kompetensi yang diharapkan oleh pengguna jasa lulusan teknik elektromedik dan disyahkan penggunaannya oleh unit pelaksana teknis ( UPT) Badan PPSDM, yaitu pusat pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan.

Jadi membangung karakter mahasiswa teknik elektromedik adalah suatu proses pembentukan watak atau budi pekerti mahasiswa teknik elektromedik agar menjadi mahasiswa yang lebih baik dan terpuji dalam kapasitasnya sebagai pribadi yang mempunyai akal budi dan jiwa yang sehat.

Membangun karakter mahasiswa teknik elektromedik pada hakikatnya adalah seorang mahasiswa harus memiliki sikap sebgai berikut :
  1. Jujur, yaitu perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan
  2. tanggung jawab, adalah suatu sikap dimana manusia menjalankan kewajibanya tanpa harus menuntut haknya terlebih dahulu, tetapi dia akan berusaha menyelesaikan sesuatu yang sudah diawalinya 
  3. visioner adalah Visioner adalah seorang yang dapat melihat jauh sekali kedepan, tanpabatasan dan halangan apapun, dan melakukannya setelah dapat menariksuatu kesimpulan dari suatu kejadian/pengalaman yang dia jalani. Karenapada dasarnya seorang itu dapat melihat PELUANG yaitu dimensi waktu danruang tanpa batasan dan halangan, meskipun gunung yang tinggi merekaakan lalui dengan cara dia. 
  4. disiplin, yaitu tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan  
  5. kerjasama, merujuk pada sikap seseorang atau kelompok yang bisa merangkul semuanya dalam segala persoalan untuk dapat mencapai hasil yang baik. karakter seperti ini menunjukan bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri, kita harus bisa bersosialisasi dengan orang lain. 
  6. adil, yaiitu sikap dimana kita tahu penempatan hak dan kewajiban dan memberikan apa yang sudah menjadi hak orang lain.  
  7. peduli, yaitu sikap yang menunjukan perhatian individu terhadap sekitarnya

Mahasiswa Teknik Elektromedik adalah bagian dari entitas akademik di sebuah perguruan tinggi sehingga kemudian disebut sebagai akademisi dalam arti “member of an academy”. Perguruan tinggi adalah wadah yang harusnya memberi bentuk bagi entitas yang bernaung didalamnya. Dengan demikian karakter pertama yang harus dimiliki mahasiswa Teknik Elektromedik adalah karakter seorang pembelajar, yaitu mahasiswa yang :
  1. haus akan ilmu pengetahuan dan kebenaran, 
  2. intelektual yang senantiasa berpikir kritis dalam memecahkan masalah dan fenomena sosial maupun alam yang terjadi, 
  3. tunduk patuh pada etika akademik dan ilmu pengetahuan, 
  4. sadar akan kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademiknya secara beradab dan bertanggungjawab, serta 
  5. sadar akan tanggung jawab moralnya untuk mendayagunakan ilmu pengetahuan bagi sebesar-besarnya kebaikan dan kesejahteraan masyarakat.
Mahasiswa Teknik Elektromedik hendaknya selalu mengantisipasi berbagai perkembangan kebutuhan yang ada, karena salah satu tuntutan masyarakat adalah agar sumber daya manusia mampu memenuhi kebutuhan manusia. Oleh karena itu, dalam menimba ilmu di kampus hendaknya dapat mendapatkan “kail” bukan hanya “ikan”. Artinya mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan materi daripada sekedar manerima materi. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah dengan melakukan pendalaman materi atau memperoleh materi yang mendalam daripada materi yang banyak tetapi tidak terkuasai.

Mahasiswa Teknik Elektromedik merupakan anak bangsa yang menjadi bagian inheren dari masyarakat. Mahasiswa merupakan representasi dari rakyat baik dalam konteks kekinian maupun masa depan. Dan mahasiswa adalah duta para orang tua, yang diutus oleh orang tuanya untuk menjalankan misi pribadi dan keluarga. Mahasiswa harus tetap menjadi bagian dari masyarakat, mampu berempati terhadap segenap persoalan masyarakat, terhadap persoalan alat-alat kesehatan serta menjadi bagian produktif untuk meretas jalan keluar terhadap persoalan-persoalan tersebut. Karenanya diperlukan karakter mahasiswa yang kritis sekaligus empatif dalam menyuarakan kehendak masyarakatdan profesinyanya, serta kreatif dan inovatif dalam menjawab tantangan serta permasalahan yang dihadapinya terutama di bidang alat-alat kesehatan.

Mahasiswa Teknik Elektromedikharus tetap dapat menjaga keseimbangan antara kepekaan terhadap lingkungan sosial maupun permasalahan bangsa dan juga kompetensi keilmuwan yang harus dimiliki. Karena mahasiswa diharapkan terus memberikan kontribusi pemikiran dan tindakan dalam membantu masyarakat, karena ia merupakan bagian dari masyarakat. Jika mahasiswa kehilangan intelektualitasnya dan keberanian dalam membela dan mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia, maka nasib bangsa Indonesia tidak akan jelas. Dan rakyat akan menjadi korban dari runtuhnya intelektualitas dan idealisme mahasiswa. Apabila karakter ini dapat terbangun, mahasiswa dan gerakannya akan tetap menjadi tokoh intelektual dan peluang perubahan dalam masyarakat, yang bertanggung jawab dan penuh keberanian.

Mahasiswa Teknik Elektromedik merupakan bagian dari masyarakat dunia yang bersuku-suku dan berbangsa-bangsa. Kesadaran akan kebhinekaan ini merupakan karakter dasar guna membangun sikap toleran, saling menghormati, dan humanis guna dapat bekerjasama secara sinergis dalam mewujudkan tatanan masyarakat dunia yang adil dan sejahtera.

Mahasiswa Teknik Elektromedik merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karenanya kesadaran akan eksistensi formalnya tersebut harusnya telah terinternalisasi sebagai karakter mahasiswa Teknik Elektromedik, sehingga mahasiswa secara sadar menjadi bagian dari upaya sadar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, menjunjung tinggi kepentingan bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi/golongan, taat azas terhadap konstitusi dan perundang-undangan yang berlaku, serta bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa dan negaranya.





KESIMPULAN

Membangun karakter mahasiswa teknik elektromedik adalah suatu proses pembentukan watak atau budi pekerti mahasiswa teknik elektromedik agar menjadi mahasiswa yang lebih baik dan terpuji dalam kapasitasnya sebagai pribadi yang mempunyai akal budi dan jiwa yang sehat.

Mahasiswa teknik elektromedik yang berkarakter adalah mahasiswa yang mempumyai sikap jujur, bertanggung jawab, disiplin, dapat melakukan kerja sama, adil dan peduli





DAFTAR PUSTAKA

http://poltekkesjkt2.ac.id/sejarahteknikelektromedik
Ana Irhandayaningsih, MENYIKAPI DEKANDENSI MORAL DI KALANGAN GENERASI MUDA
http://www.untirta.ac.id/berita-220-membangun-mahasiswa-berkarakter.html
https://agungbae123.wordpress.com/2011/11/24/membangun-karakter-mahasiswa/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar